Thursday, September 13, 2012

Sistem Ekonomi Tradisional



Sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turun temurun mengandalkan alam dan tenaga kerja sesuai dengan keadaannya yang tradisional. Perekonomiannya pun bersifat tradisional, teknik produksi dipelajari secara turun temurun. Caranya produksi lebih mengandalkan alam dan tenaga kerja. Hasil produksinya pun terbatas hanya untuk keluarga dan kelompok.
 
Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional

  1. Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana.
  2. Hanya sedikit menggunakan modal
  3. Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)
  4. Belum mengenal pembagian kerja
  5. Masih terikat dengan tradisi.
  6. Tanah merupakan tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran.


Kebaikan sistem ekonomi tradisional

  1. Setiap individu menjadi produsen.
  2. Pertukaran secara barter umumnya dilandasi oleh kejujuran dan usaha-usahanya tidak mencari laba.
  3. Pertukaran secara barter memungkinkan individu untuk menjalin kekurangan yang erat dengan individu yang lain.


Kelemahan sistem ekonomi tradisional

  1. Sulitnya menetapkan ukuran atau satuan barang yang ditukarkan.
  2. Sulitnya mencari orang yang membutuhkan barang yang akan ditukarkan.
  3. Kadang-kadang masalah kepuasan sering diabaikan. 




No comments:

Post a Comment

rate